Just another WordPress.com weblog

TIPE-TIPE KONSUMEN

Nama               : Ryan Triputra

Kelas/NPM     : 3EA03/11208115

Tugas               : 1. TIPE-TIPE KONSUMEN

TIPE-TIPE KONSUMEN

Menurut Ernest Kretschmer tipe-tipe konsumen dikategorikan menjadi 3 tipe, tipe pertama yaitu Piknis, tipe kedua Leptosom, dan tipe terakhir adalah Atletis.

Berikut adalah penjelasan dari ketiga tipe diatas:

a. Tipe Piknis

Tipe Piknis pada umunya mempunyai bentuk badan bulan, anggota badan umumnya agak pendek, dan wajahnya bulat lebar. Karakter tipe ini menunukkan sifat peramah, suka berbicara, tenang, suka humor, ada pula yang sifatnya pendiam, baik hati, serta bersifat praktis energik.

Cara menghadapi atau melayani konsumen dengan tipe ini :

1. Perhatikan suasana hatinya, dan usahakan untuk berbincang jika ia menghendakinya.

2. Lakukan percakapan yang menarik, ramah, dan sedikit humor.

3. jangan mengadakan debat kusir karena mereka pada umumnya pandai bersilat lidah.

4. Untuk tipe piknis yang pendiam, sebaiknya diberi perhatian, dengan mengucapkan, misalnya: “Ada yang perlu dibantu, Ibu?”

5. jika mereka menunjukkan perilaku tertentu yang kurang pantas didengar, janganlah dipersoalkan karena mereka suka guyon atau humor.

 

b. Tipe Leptosom

Untuk tipe Leptosom, Bentuk tubuh agak kecil dan lemah, bahu tampak kecil, leher dan anggota badan menunjukkan kesan kurus panjang. Karakter leptosom menunjukkan orang yang angkuh, orang idealis.

Cara menghadapi atau melayani:

1. Hormatilah mereka seperti seorang raja yang harus siap dilayani.

2. Bersikaplah sabar, hormat, dan bijaksana, dan menurutnya.

3. jangan menegur mereka dengan cara yang kurang enak, tetapi sapalah mereka dengan sikap hormat, tunduk kepada mereka.

 

c. Tipe Atletis

Sedangkan untuk tipe Atletis bentuk badan kokoh, pundak tampak lebar, dan pinggul berisi. Anggota badannya cukup panjang, badan berotot dan kekar. Wajahnya bulat telur atau lonjong. Karakternya menunjukkan sikap banyak gerak, tetapi penampilannya kalem, jarang humor, dan mempunyai sifat tidak lekas percaya dan kaku.

Cara menghadapi atau melayani:

1. Hindari berdiskusi atau berdebat kusir.

2. berilah kesan seolah-olah mereka orang yang pandai.

3. bersabarlah dan jangan menunjukkan sikap terburu-buru kepada mereka.

4. Sebaiknya, jika ada pertanyaan yang mereka kemukakan, hendaknya dijawab dengan penjelasan yang sistematis dan, kalau memungkinkan, dengan alat peragaan. Karena mereka umumnya tidak cepat percaya.

5. Hindarilah sikap yang mengecewakan mereka, terutama jika mereka tidak jadi membeli barang.

 

Sumber: http://ab-fisip-upnyk.com/files/BAB%205%20Perilaku%20Konsumen.pdf

 

Kesimpulan:

Setelah saya membaca tipe-tipe konsumen menurut Ernest Kretschmer dan mencoba mempraktikannya kepada teman-teman, menurut saya memang benar sifat atau tipe dari manusia (konsumen) dapat kita lihat dari fisik atau dari bentuk badannya. Seperti yang sudah dijelaskan diatas semua tipe tidak semuanya mempunyai karakter yang negatif. Tipe-tipe diatas juga mempunyai karakter yang  positif (+)nya.

Seperti contoh pada Tipe Atletis, seorang yang tergolong dalam tipe tersebut mempunyai bentuk badan yang besar dan Tegap, yang kelihatannya sepertinya kasar dan kuat tetapi bila kita mengenal lebih dalam lagi dengan orang tersebut, tidak sedikit orang yang berada dalam kategori tipe Atletis berpenampilan kalem dan bahkan pendiam, dan juga mempunyai sikap kritis yang tinggi hal itu dibuktikan dengan sikap tidak mudah percaya pada orang lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s